Minggu, 23 September 2012

PANDUAN MERAKIT KOMPUTER BAGI PEMULA

Saya kali ini akan membahas bagaimana cara merakit computer bagi pemula, mungkin bagi yang anda sudah ahli sudah tidak asing lagi. Dalam percobaan ini dibutuhkan ketelitian, keseriusan, dan pantang menyerah. Oke teman.. selamat membaca dan semoga bermanfaat.  :)
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:  


  • Penyiapan  motherboard   
  • Memasang  Prosessor   
  • Memasang  heatsink   
  • Memasang  Modul Memori   
  • memasang  Motherboard pada Casing   
  • Memasang  Power Supply   
  • Memasang  Kabel Motherboard dan Casing   
  • Memasang  Drive   
  • Memasang  card Adapter   
  • Penyelesaian  Akhir  

1. Penyiapan motherboard


Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

2. Memasang Prosessor


Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket  


  • Tentukan  posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard,  umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau  lekukan.   
  • Tegakkan  posisi tuas pengunci socket untuk membuka.   
  • Masukkan  prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki  prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah  antara prosessor dengan socket.   
  • Turunkan  kembali tuas pengunci.

Jenis Slot


  • Pasang  penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga  posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard   
  • Masukkan  pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak   


Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.


3. Memasang Heatsink


Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

4. Memasang Modul Memori


Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.


Jenis SIMM


  • Sesuaikan  posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.   
  • Masukkan  modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot   
  • Dorong  hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis  mengunci modul.


Jenis DIMM dan RIMM


Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan  


  • Rebahkan  kait pengunci pada ujung slot   
  • sesuaikan  posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu  masukkan modul ke slot.   
  • Kait pengunci secara otomatis  mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.   



5. Memasang Motherboard pada Casing
 
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:


  • Tentukan  posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk  dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi  lubang.   
  • Pasang  dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi  setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.   
  • Tempatkan  motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari  lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan  logam.   
  • Pasang  bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.   
  • Pasang tray casing yang sudah  terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

6. Memasang Power Supply


Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:


  • Masukkan  power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat  buah sekerup pengunci.   
  • HUbungkan  konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power  jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan  terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka  kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan  dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard.  Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin  CPU.

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing


Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.  


  • Pasang  kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di  motherboard   
  • Pasang  kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada  motherboard.   
  • Untuk  motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada  konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.   
  • Pada  bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan  jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port  lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup  kembali.   
  • Bila  port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor  mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada  motherboard.   
  • Hubungan  kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker  internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke  motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi  konektor yang tepat.


[size=85%]8. Memasang Drive 
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:  


  • Copot  pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)   
  • Masukkan  drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper  (sebagai master atau slave) pada drive.   
  • Sesuaikan  posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup  penahan drive.   
  • Hubungkan  konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor  primary dipakai lebih dulu)   
  • Ulangi  langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.   
  • Bila  kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper  keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya  sebagai slave.   
  • Konektor  IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua  drive tambahan.   
  • Floppy  drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard   


Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.


9. Memasang Card Adapter


Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:


  • Pegang  card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian  elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot  ekspansi di motherboard   
  • Pasang  sekerup penahan card ke casing   
  • Hubungkan  kembali kabel internal pada card, bila ada.

    10. Penyelessaian Akhir


  • Pasang  penutup casing dengan menggeser   
  • sambungkan  kabel dari catu daya ke soket dinding.   
  • Pasang  konektor monitor ke port video card.   
  • Pasang  konektor kabel telepon ke port modem bila ada.   
  • Hubungkan  konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert  serial (tergantung jenis mouse).   
  • Hubungkan  piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone  bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card  adapter untuk memastikan lokasi port.

   Pengujian


Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:  


  • Hidupkan  monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari  speaker.   
  • Program  FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang  terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor  kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai  kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk  mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.   
  • Jika  tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi  dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di  layar untuk masuk ke program setup BIOS.   
  • Periksa  semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa  seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan  boot sequence.   
  • Simpan  perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.   


Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.


Penanganan Masalah


Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:


  • Komputer  atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau  kabel daya belum terhubung.   
  • Card  adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum  pas ke slot/   


LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.

Jangan pernah berputus asa disaat kegagalan datang, terus mencoba, berusaha teliti dan pantang menyerah dalam megerjakan sesuatu. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat ya teman. . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar